FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGAWASAN DAN PEMBINAAN PANGAN FORTIFIKASI TAHUN 2021
17 Januari 2022 09:56
Berita Aktual

Serang (28/12) BBPOM di Serang mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengawasan dan Pembinaan Pangan Fortifikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mencari solusi guna meningkatkan kepatuhan produsen garam beriodium, mengingat masih ditemukannya produk garam yang tidak memenuhi syarat (TMS).

Fortifikasi iodium pada produk garam diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya untuk penanganan kasus stunting. Rata – rata angka stunting di Banten sebesar 23% (lebih tinggi dari target nasional yaitu 20%) dan harus dicapai pada 2024 mendatang. Oleh karena itu, dibutuhkan kerjasama dari seluruh intansi untuk dapat mengoptimalkan program fortifikasi pangan ini.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Balai Besar POM di Serang (Trikoranti Mustikawati) dihadiri perwakilan dari Dinas Perindustrian & Perdagangan dan Dinas Kesehatan Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Pada kesempatan yang sama dipaparkan hasil pengawasan pangan fortifikasi oleh Koordinator Kelompok Pemeriksaan BBPOM di Serang (Prabandaru Bismo). Selanjutnya masing – masing perwakilan dari Dinas Perindustrian & Perdagangan serta Dinas Kesehatan memaparkan profil sarana produsen garam beserta hasil pengawasan di wilayah masing – masing.

Dari hasil FGD ini direkomendasikan untuk melakukan pendataan kembali sarana produksi garam dan minyak goreng, serta mendorong pelaku usaha untuk memperoleh sertifikat SNI. Diharapkan kegiatan FGD ini dapat meningkatkan kepatuhan produsen garam sehingga dapat menghasilkan produk yang memenuhi syarat.

 

Balai Besar POM di Serang