Pandeglang - Desa Bandung, Kabupaten Pandeglang, mengikuti tahapan wawancara dan verifikasi Lomba Desa Pangan Aman Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan secara daring pada 11 Mei 2026 di Agrowisata Sinyonya. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Desa Bandung untuk memaparkan berbagai program keamanan pangan yang telah terintegrasi dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam kegiatan wawancara tersebut, Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja, memaparkan berbagai inovasi dan upaya yang telah dilakukan desa dalam mewujudkan keamanan pangan berbasis masyarakat. Program keamanan pangan di Desa Bandung tidak berjalan secara terpisah, melainkan diintegrasikan dengan berbagai program lintas sektor mulai dari kesehatan, pertanian, pemberdayaan keluarga, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Seluruh komponen desa turut terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari kader keamanan pangan, kader kesehatan, perangkat desa, kelompok masyarakat, hingga pelaku usaha pangan. Kepala Puskesmas Banjar bersama petugas kesehatan lingkungan turut hadir mendampingi proses wawancara dan menjelaskan implementasi program Germas, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta pembinaan higiene sanitasi dan pengawasan tempat pengelolaan pangan di masyarakat.
Dari sektor pertanian, penyuluh pertanian turut memaparkan pemanfaatan pekarangan pangan dan pengembangan komoditas lokal yang mendukung ketahanan serta keamanan pangan keluarga. Program tersebut juga diintegrasikan dengan edukasi budidaya sehat dan pengolahan pangan aman yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Salah satu inovasi unggulan yang dipresentasikan adalah Agrowisata Sinyonya yang menjadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis pangan aman. Melalui program tersebut, masyarakat didorong untuk memanfaatkan potensi lokal desa menjadi kawasan agrowisata edukatif yang mendukung ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pengembangan produk pangan lokal yang aman dan berkualitas.
Perwakilan DP3AKB Kabupaten Pandeglang juga turut hadir memberikan dukungan terhadap penguatan program keluarga dan pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dalam program Desa Pangan Aman.
Suasana wawancara berlangsung aktif dan penuh antusiasme. Tim penilai dari berbagai kementerian dan lembaga menggali berbagai aspek keberlanjutan program, inovasi desa, hingga dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Desa Bandung pun menunjukkan komitmen kuat dalam membangun budaya pangan aman melalui kolaborasi seluruh elemen desa secara berkelanjutan.