BBPOM di Serang Layani 677 Permintaan Informasi Masyarakat Tahun 2025

06-01-2026 Laporan Triwulan Dilihat 101 kali

Serang – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Serang mencatat telah memberikan 677 layanan informasi kepada masyarakat sepanjang tahun 2025. Data ini menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan informasi publik serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BBPOM sebagai sumber informasi resmi di bidang pengawasan obat dan makanan.

Berdasarkan jenis komoditas, permintaan informasi paling banyak berkaitan dengan pangan, yaitu sebanyak 385 layanan. Selanjutnya diikuti oleh informasi umum (124), kosmetika (70), dan obat (47). Selain itu, BBPOM di Serang juga melayani permintaan informasi terkait obat tradisional (25), PKRT atau Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (9), suplemen kesehatan (8), alat kesehatan (1), serta kategori lainnya (8).

Dari sisi kanal layanan, WhatsApp menjadi media yang paling banyak digunakan masyarakat dengan total 470 layanan. Kanal lainnya meliputi layanan langsung di kantor (155), media sosial (30), telepon (9), aplikasi lain (9), surat (2), email (1), serta kotak saran (1). Dominasi layanan digital ini mencerminkan adaptasi layanan BBPOM di Serang terhadap kebutuhan komunikasi masyarakat yang cepat dan mudah diakses.

Dilihat dari topik informasi, permintaan terkait legalitas produk mendominasi dengan total 507 layanan. Mayoritas pertanyaan berkaitan dengan proses perizinan dan izin edar produk, terutama dari pelaku usaha. Selain itu, terdapat pula permintaan informasi terkait informasi umum (127), mutu produk (22), penandaan (9), farmakologi (4), serta informasi lain seputar produk (8).

Berdasarkan latar belakang pemohon, karyawan swasta menjadi kelompok terbanyak dengan 336 pemohon, disusul oleh pelaku usaha (136) dan pelajar/mahasiswa (86). Permintaan informasi juga datang dari masyarakat umum (45), PNS/TNI/Polri (36), ibu rumah tangga (12), apoteker (16), serta profesi lainnya seperti tenaga kesehatan, sarjana hukum, dan wartawan.

Data layanan informasi ini menunjukkan bahwa BBPOM di Serang terus menjadi rujukan masyarakat dalam memperoleh informasi yang akurat terkait keamanan, mutu, dan legalitas obat dan makanan. Layanan informasi publik yang mudah diakses dan responsif diharapkan dapat terus meningkatkan literasi masyarakat serta mendukung peredaran produk yang aman dan sesuai ketentuan.

Sarana