BBPOM di Serang Perkuat Pengawasan dan Edukasi Keamanan Pangan melalui Kegiatan DIVA di Ponpes Bai Mahdi

06-05-2026 DIVA Dilihat 65 kali

Kabupaten Serang - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Serang melaksanakan kegiatan DIVA (Deteksi Instan Verifikasi Pangan Aman) di Pondok Pesantren Bai Mahdi pada Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan serta edukasi keamanan pangan di lingkungan sekolah dan pesantren guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para santri dan pedagang pangan, terhadap pentingnya konsumsi pangan yang aman.

Pada kegiatan tersebut, petugas BBPOM di Serang melakukan pengujian cepat terhadap berbagai sampel pangan yang beredar di lingkungan sekitar pondok pesantren. Sebanyak 18 sampel pangan diuji menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya yang dilarang digunakan pada pangan, seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanyl yellow.

Dari hasil pengujian yang dilakukan, ditemukan 2 sampel pangan yang diduga positif mengandung formalin, yaitu tahu isi dan tahu batagor. Temuan ini menjadi perhatian serius karena formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang tidak diperbolehkan digunakan dalam pangan. Penggunaan formalin pada makanan dapat menimbulkan risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara terus-menerus, mulai dari iritasi saluran pencernaan hingga gangguan kesehatan yang lebih serius.

Menindaklanjuti hasil tersebut, petugas BBPOM di Serang memberikan edukasi langsung kepada pedagang mengenai bahaya penggunaan bahan berbahaya pada pangan serta pentingnya menjaga mutu dan keamanan produk yang dijual. Selain itu, pedagang juga diimbau untuk lebih teliti dalam memilih pangan dan menerapkan prinsip Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menjual produk pangan.

Kegiatan DIVA tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pangan aman. Melalui kegiatan ini, BBPOM di Serang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilih pangan yang aman dan terbebas dari bahan berbahaya demi melindungi kesehatan bersama.

Sarana