“Ayo Konsumsi garam beryodium untuk generasi yang sehat dan cerdas”, berikut pesan Kepala Balai POM di Serang kepada peserta yang hadir diacara Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) fortifikasi yang diadakan pada tanggal 7 Juli 2015.
Acara yang diselenggarakan di aula pertemuan Balai POM di Serang ini, dihadiri oleh lintas sektor terkait, pengerajin garam, pelaku usaha dibidang retail, serta masyarakat yang diwakilkan oleh Ibu-Ibu PKK di wilayah Banten. Sedangkan hadir sebagai narasumber adalah Kepala Balai POM di Serang, Bapak Muhamad Kashuri, Bapak Andi Suhardi perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Bapak Agus Toni Winarko selaku perwakilan dari industri garam beryodium, dan Ibu Siti Nurlaeni Pujowati dari laboratorium pangan Balai POM di Serang.
Pada acara ini, para peserta diberikan materi mengenai pentingnya mengonsumsi garam yang beryodium dan dampak kekurangan yodium. Selain itu dipaparkan juga cara-cara penambahan yodium yang benar untuk mengatasi masalah yang selama ini dihadapi oleh para pengrajin garam di Banten.
Masalah yang sering dihadapi pengerajian garam di Banten adalah berkurangnya jumlah yodium digaram pada proses pengeringan. Para pengerajin juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan yodium sehingga banyak garam di provinsi Banten yang kadar yodiumnya tidak memenuhi persyaratan.
Dengan dilaksanakannya KIE fortifikasi ini, diharapakan masyarakat lebih memilih untuk membeli garam beryodium. Selain itu, bagi pengrajin garam adanya KIE ini dapat meningkatkan pengetahunan mengenai cara penambahan yodium di graram.
Balai POM di Serang