Serang – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Serang terus memperkuat komitmennya dalam menjamin keamanan, mutu, serta manfaat produk obat dan makanan melalui pelaksanaan pengawasan yang menjadi mandat pemerintah. Sebagai bagian dari langkah preventif, BBPOM di Serang aktif menggandeng masyarakat lewat berbagai kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memilih produk yang memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pada Triwulan IV Tahun 2025, BBPOM di Serang telah melaksanakan 113 kegiatan KIE, baik secara daring maupun luring. Beragam inovasi diterapkan dalam penyampaian pesan edukatif, di antaranya melalui program Bedah Peraturan Online (Baperan) yang terbukti efektif menjangkau pelaku usaha dan kader masyarakat sebagai mitra dalam pengawasan obat dan makanan.
Selain itu, kegiatan edukasi juga dikembangkan melalui DIVA (Deteksi Instan Verifikasi Pangan Aman), termasuk DIVA Inklusif yang menyasar peserta didik di SKHN 1 Kota Cilegon. Program KIE bertema pencegahan stunting turut diselenggarakan di SMKN 8 Kota Serang, sebagai wujud dukungan BBPOM di Serang terhadap upaya menekan angka stunting sejak usia remaja. dan Inovasi SHInE-g (Smart Healthy Impactful n Energic generation) yang merupakan edukasi obat dan makanan ke sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Pada TW IV 2024 BBPOM di Serang juga turut mengedukasi penjamah pangan berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional.
Selama periode tersebut, tercatat 13.472 peserta terlibat aktif dalam kegiatan KIE. Peserta terdiri atas berbagai kelompok masyarakat, yakni masyarakat umum (51,37% atau 6.921orang), tenaga kesehatan (6,62% atau 892 orang), pelajar (24% atau 3.233 orang), pelaku usaha (9,14% atau 1232 orang), Guru (5,49% atau 740 Orang), serta organisasi masyarakat (0,96% atau 130 orang).
Topik edukasi yang disampaikan mencakup beragam komoditas, antara lain stunting (10 kegiatan), obat (13 kegiatan), pangan (53 kegiatan), kosmetik (12 kegiatan), obat tradisional (7 kegiatan), dan komoditi umum (18 kegiatan). Selain melalui tatap muka langsung, penyebaran informasi juga dilakukan melalui media sosial seperti Instagram dan YouTube, serta media luar ruang berupa infografis untuk memperluas jangkauan edukasi kepada publik.
Melalui berbagai upaya ini, BBPOM di Serang berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi masyarakat agar semakin cerdas, kritis, dan selektif dalam memilih produk obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat, sehingga mampu melindungi diri dan keluarga dari risiko produk yang tidak memenuhi standar.