Memasuki pekan kedua Bulan Ramadhan (06/06), Balai POM di Serang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional di Kabupaten Lebak selama 2 hari. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pengawasan terhadap bahan berbahaya yang sering dissalahgunakan pada pangan, serta memberikan edukasi kepada para pedagang dan konsumen agar tetap dapat mengkonsumsi pangan yang aman.
Pada hari pertama, petugas Balai POM di Serang melakukan pengambilan dan pengujian sampel pangan di Pasar Rangkas dan Takjil di sepanjang Jalan Raya Rangkas Bitung. Dari hasil pengujian sampel menggunakan rapid test kit, masih diduga ditemukan kandungan formalin pada tahu putih dan cumi asin serta pewarna rodamin-B pada pacar cina, terasi merah, dan cone ice cream. Sedangkan pada hari kedua, sidak dilakukan di Pasar Sampay dan Takjil Warung gunung. Dari 34 sampel yang diambil dan dilakukan pengujian menggunakan rapid test kit, masih diduga ditemukan kandungan rhodamin-B pada sampel terasi, borax pada kerupuk gendar, dan formalin pada sampel cumi asin.
Petugas Balai POM di Srang, Dianing Pratiwi mengatakan, pihak BPOM akan terus melakukan pemantauan makanan di pasar tradisional dan modern selama Bulan Ramadhan ini agar masyarakat aman dari makanan yang mengandung zat berbahaya dan terhadap makanan yang mengandung zat berbahaya, kami akan melakukan pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi, sebagai pembinaan kepada pedagang.
Dengan adanya temuan tersebut Dianing menghimbau kepada masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi, karena dengan adanya kandungan bahan berbahaya pada makanan yang kita konsumsi dapat berdampak buruk bagi kesehatan terutama bagi fungsi pencernaan, funsi hati dan ginjal hingga dapat menyebabkan kanker. Masyarakat diharapkan dapat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi, terutama makanan untuk berbuka puasa. Kenali ciri-ciri makanan yang mengandung bahan berbahaya sebelum membeli produk makanan.
Balai POM di Serang