Ya, Kelurahan Taman Baru, Kota Cilegon telah berhasil menggelar Food Safety Masuk Desa (FSMD) dengan difasilitasi oleh Balai POM di Serang. Dalam sosialisasi ini, narasumber kader keamanan pangan yang telah diberikan bimbingan teknis oleh Balai POM di Serang, memberikan pemaparan kepada perwakilan guru, siswa, karang taruna, PKK, dan kader pengawasan keamanan pangan (PKP-DFI) di kelurahan Taman Baru. Acara dibuka oleh Lurah Taman Baru, yaitu Bapak Nanang yang didampingi perwakilan dari Balai POM di Serang, yaitu oleh Fikri Nazaruddin, S. Farm., Apt.
Di awal acara dilakukan penyerahan secara simbolis rompi dan test kit pengujian bahan berbahaya kepada kader keamanan pangan kelurahan Taman Baru dari pihak Balai POM di Serang. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan materi mengenai pengertian keamanan pangan, jenis bahan berbahaya yang tidak boleh dimasukkan ke dalam pangan, kemasan pangan yang diperbolehkan, dan kiat keamanan pangan di sekolah. Acara ditutup dengan dilakukan pengujian bahan berbahaya Formalin, Borax, Rhodamin B, dan Methanil Yellow terhadap sampel pangan di lingkungan sekitar yang telah di-sampling oleh pihak kelurahan.
Banyak masyarakat menilai, acara ini sangat bermanfaat sekali bagi mereka, karena mereka belum tahu betul pangan yang aman itu seperti apa. Masyarakat selama ini mengonsumsi pangan lebih memikirkan yang penting enak dan kenyang, tetapi belum menyadari bahwa pangan yang dikonsumsi itu juga harus bersih, aman, dan tidak merugikan kesehatan. Yunita, 36 tahun, perwakilan dari Puskesmas Citangkil yang ikut menjadi peserta mengatakan, acara ini sangat bagus dan bermanfaat. Beliau berharap semoga acara ini berlanjut untuk kedepannya dengan lebih banyak kelurahan-kelurahan lain yang dapat diberikan bimbingan teknis dalam acara FSMD. Beliau juga turut berpesan, agar tim gizi dari Puskesmas lebih banyak diikutsertakan dalam acara ini.
Balai POM di Serang