UMKM merupakan sektor industry dengan kriteria menurut Undang Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pertumbuhan UMKM membawa dampak baik bagi perkembangan ekonomi dan juga berpengaruh besar terhadap jumlah pendapatan negara, sehingga UMKM meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di masyarakat. UMKM diharapkan mampu bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, kegiatan perkuatan UMKM dalam pemenuhan standar keamanan dan mutu produk pangan UMKM mengingat kompleksitas kebutuhan peningkatan keamanan dan mutu produk pangan UMKM sehingga perlu dilaksanakan secara terkoordinasi diantara semua pemangku kepentingan. Standar dan regulasi merupakan salah satu aspek penting dalam perdagangan produk pangan pada era MEA 2015.Badan POM bersama sama dengan dukungan dari instansi terkait menyiapkan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kemampuan daya saing produk UMKM melalui bimbingan teknis implementasi standar mutu dan keamanan pangan UMKM.
Tujuan
Tujuan kegiatan perkuatan UMKM dalam pemenuhan standar mutu dan keamanan pangan antara lain adalah :
- Mensosialisasikan peraturan/standar mengenai mutu dan keamanan pangan;
- Meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM untuk menerapkan peraturan/standar menangani mutu dan keamanan pangan.
Untuk memperkuat posisi daya saing UMKM, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangandan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Serang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan “Bimbingan Teknis Implementasi Standar Mutu dan Keamanan Pangan” dan “Bimbingan Teknis Implementasi CPPOB/GMP dan Sistem Jaminnan Halal Untuk Peningkatan Daya Saing UMKM Pangan Olahan Dalam Rangka Menghadapi MEA” yang diikuti oleh 40 peserta pemilik Industri Rumah Tangga, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, serta Badan Pelayan Perijinan Terpadu (BP2T) Kabupaten Tangerang. Acara tersebut diselenggarakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Ibu drg.Hj. Naniek Isnaeni L, M.Kes, Beliau menyampaikan bahwa persaingan dagang khususnya pangan produk UMKM sangat ketat dan juga maraknya penggunaan bahan berbahaya dalam produk pangan industri rumah tangga (contoh kasus Tahu dan mie basah ) yang peredarannya masih sulit diberantas. Beliau juga berharap dengan adanya bimtek ini akan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM untuk menerapkan standar mutu dan keamanan pangan.
Sebagai Narasumber antara lain Kepala Sub Direktorat Pangan Olahan Deksa Presiana menyampaikan materi Bahan Tambahan Pangan, Kepala Seksi Teranokoko BPOM Serang, dra. Retni Sembiring, Apt, menyampaikan materi UMKM menghadapi MEA, Dra.Indriemayati Asri, Apt, menyampaikan materi tentang kemasan pangan, Direktur LP POM MUI Jakarta Ir. Osmena menyampaikan materi Pentingnya Sertifikasi Halal, Pengenalan Sistem Jaminan Halal, Pengetahuan Titik Kritis Kehalalan.
Balai POM di Serang